“aku” di dekatmu

Standard

Assalamu’alaikum 🙂

“Sering- seringlah mengingat sesuatu yang melenyapkan semua kenikmatan, yakni kematian.”
(HR At-Tirmidzi no.2307, An-Nasa’i no. 1824, Ibnu Majah no. 4258)

Kenapa harus mengingat kematian?

Yap, karena dengan datangnya kematian, kenikmatan-kenikmatan dunia akan lenyap. Misal nih, tidur di kasur yang empuk, bakal diganti sama tanah yang keras dan dingin. Selimut tebel yang lembut, bakal diganti sama kain kafan. Rumah yang luas, bakal diganti sama sepetak tanah seukuran tubuh kita. Banyak lagi kenikmatan yang hilang jika “dia” datang. Waktu kedatangannya pun mutlak, tidak dapat dipercepat atau diperlambat. Dateng ke si kaya dan si miskin tanpa pandang harta, tahta dan rupa. Dan dia dekat, sangat dekat dengan kita.

kullu nafs

Continue reading