Life Cycle

Standard

Bismillah.. Happy Ramadhan Mubarak ^^

Alhamdulillah bisa nulis lagi..
LIFE CYCLE, kata sahabat terbaik saya. Kata itu terucap begitu saja pas kita berdua lagi bahas jodoh –bahasan orang umur segini hihihi. Setelah mikir dan mikir, ternyata siklus hidup nggak hanya urusan hidup dan mati. Ada yang lebih muter lagi, lebih gampang buat bolak-balik lagi, yaitu siklus hidup dan matinya hati, sakit dan sehatnya hati..
“Hati yang sehat,” Ibnul Qayyim menguraikan,”adalah hati yang selamat dari syahwat yang menyelisihi perintah dan larangan Allah dan selamat dari syubhat yang bertentangan dengan kabar dari Allah, selamat dari penghambaan pada selain Allah, selamat dari berhukum pada selain hokum Rasulullah. Hati yang sehat juga selamat dari ibadah yang menduakan Allah, dari takut yang menduakan Allah, begitu pula dari rasa harap yang menduakan Allah”.

Continue reading

Apakah Sama?

Standard

Apakah sama, dia yang berenang di lautan, dengannya yang berada di kolam renang?
Apakah sama, dia yang hadir di dunia serba ada, dengannya yang terlebih dahulu harus ditempa bagai baja?
Tentulah keduanya tak sama.

Kita. Sebuah anugerah, kita dihadirkan di dunia, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dibekalkan olehNya. Dengan kelebihan kita akan berkarya, dan kurangnya? akan membuat kita sadar bahwa kita hanya sekedar hamba –yang tak pantas mendapat kata sempurna, yang memang mutlak hanya milikNya.

Continue reading

“aku” di dekatmu

Standard

Assalamu’alaikum 🙂

“Sering- seringlah mengingat sesuatu yang melenyapkan semua kenikmatan, yakni kematian.”
(HR At-Tirmidzi no.2307, An-Nasa’i no. 1824, Ibnu Majah no. 4258)

Kenapa harus mengingat kematian?

Yap, karena dengan datangnya kematian, kenikmatan-kenikmatan dunia akan lenyap. Misal nih, tidur di kasur yang empuk, bakal diganti sama tanah yang keras dan dingin. Selimut tebel yang lembut, bakal diganti sama kain kafan. Rumah yang luas, bakal diganti sama sepetak tanah seukuran tubuh kita. Banyak lagi kenikmatan yang hilang jika “dia” datang. Waktu kedatangannya pun mutlak, tidak dapat dipercepat atau diperlambat. Dateng ke si kaya dan si miskin tanpa pandang harta, tahta dan rupa. Dan dia dekat, sangat dekat dengan kita.

kullu nafs

Continue reading

Sudah CERDAS kah kita? :(

Standard

Assalamu’alaikum!! 🙂

Looong time no see dear(s) 😦
Maaf lagi sibuk TA. Doain siding ane lantjar-sukses-gampil yak aamiin~~
Sebelum kite2 ngobrolin yang agak berat, yuk istighfar dulu. Astaghfirullahal ‘adzim..
Lurusin niat buat berbagi ilmu. Dari ane buat ente, dari ente buat ane & lainnya (manggaa buat kritik sarannya yaa) 🙂
Bismillah..
Dulu guru Matematika SMP ane, Pak Hendro, mesti ngasih tausiyah sembari ngajar. Dari cerita bulan yang pernah terbelah sampe cerita2 non-fiktif menginspirasi lainnya. Salah satunya, beliau mesti tanya,”Siapakah orang yang paling cerdas?”
Dan jawaban kita macem-macem –namanya juga anak SMP ingusan. Jadi maklumin hehe 😀
Jawaban kita, “Yang mesti ranking 1 di kelas?”. Ada yang lain,”Yang punya trophy berderet2 di laci rumahnya?”. Ada juga yang nyeletuk,”Yang gelarnya panjang buanget?”
Pak Hendro dengan senyum bijaknya menggeleng. Kita jadi super penasaran. Kemudian beliau jawab,”Orang yang paling cerdas adalah dia yang senantiasa mempersiapkan bekal untuk kehidupan di akhiratnya”. Kami yang pertama denger jawaban itu cuma bengong. Kita masih belum bisa mikir sampe sana. Ilmu kita masih cetek. Sedang beliau udah banyak banget ngelewatin masa manis pahitnya dunia. Pertanyaan itu diulang-ulang terus sampe kita terkadang bosen –astaghfirullah..
Tapi sekarang kami sadar. Pak Hendro punya tujuan baik ngulang2 pertanyaan itu. Supaya kita inget kalo dunia tu sebenernya cuma sementara. Cuma singgah buat balik lagi ke tempat asal kita, Jannah aamiin. Dan buat balik kesana pun gak gampil. Semua tergantung kehidupan kita di dunia seperti apa. Jika kita di dunia tetep baik, insyaAllah dengan ridloNya kita bakal balik lagi ke Jannah. Namun jika kita lalai, entah kita bakal dimana –na’udzubillah.. 😥

Continue reading

Pintar yang munafik

Standard

astaghfirullah. monggo dipun waos :””

Mutiara Zuhud - Letakkan dunia pada tanganmu dan akhirat pada hatimu

Orang pintar yang munafik

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda

سيكون في أمتي اختلاف وفرقة ، قوم يحسنون القيل ويسيئون الفعل

“Akan ada perselisihan dan perseteruan pada umatku, suatu kaum yang memperbagus ucapan dan memperjelek perbuatan (akhlak yang buruk) “.

يَدْعُونَ إِلَى كِتَابِ اللَّهِ وَلَيْسُوا مِنْهُ فِى شَىْءٍ

” Mereka mengajak pada kitab Allah tetapi justru mereka tidak mendapat bagian sedikitpun dari Al-Quran “. (Sunan Abu Daud : 4765)

Umar bin Khattab r.a. pernah mengingatkan fenomena cendekiawan yang tidak beradab. Dikutip oleh Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin, bahwa beliau berkata: “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap umat ini adalah orang pintar yang munafik. Para sahabat bertanya: Bagaimana bisa seseorang itu menjadi munafik yang pintar? Umar r.a. menjawab: “Yaitu orang yang pandai berbicara (bak seorang alim), tapi hati dan perilakunya jahil”.

Orang pintar yang munafik adalah ulama (ahli ilmu) seperti Dzul Khuwaishirah at Tamim an Najdi yakni orang-orang menampakkan ke-sholeh-an di hadapan…

View original post 2,118 more words

not dust grains

Standard
Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu
Pasti mentemen udah tahu kan barusan lirik lagu apah?
Yap, butiran debu. Galau banget ya lagunya. Sebegitu berartinya kah si dia, sampe-sampe kalo kita  ditinggal jadi semacem butiran debu? Coba deh bayangin. Padahal Allah dengan jelas bilang kalo kite-kite tuh khalifah fil ardl. Gunung, awan and makhluk lain aja nyerah duluan pas dikasi tugas itu. Tapi kita, manusia, bisa menyanggupi. Hayooo.. masa kite yang dipercaya buat jadi khalifah fil ardl mau disamain sama sekedar butiran debu? Hehe
Alhamdulillah nih, kemarin dikasi kesempatan buat ketemu motivator keren –Setia Furqon Kholid. Itu tuh, yang biasanya ngeshare status-status jleb masalah cinta, masa depan, cita-cita, dll di facebook. Jlebnya nggak negative sih, positive malah. Memotivasi kita biar sadar kalo kita ni masih muda, masih banyak yang harus kita lakukan demi kebaikan kita. Bukan muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga. Tapi kecil disuka, muda penuh karya, tua bijaksana, mati masuk surga (Kholid, 2015) aamiin 🙂
Ada nih salah satu buku beliau yang kemarin dijadiin tema seminarnya. Udah tau?
Nih, aku kasih bocoran dah. Jengjengjeeeng~
Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta –ini mah udah judulnya hihi
Yap, Its all about love. Di umur-umur kita sekarang, pasti topic ini ngena banget ya. Tapi cintanya nggak sama pasangan jenis aja, sama orang tua juga. Udah penasarankah? Yuk cus~

cinta

Continue reading

gezin ^^

Standard

Bismillah. Assalamu’alaikum 🙂

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Selamat pagi emak
Selamat pagi abah
Mentari hari ini berseri indah
Terima kasih emak
Terima kasih abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti
Masih inget nggak itu lagu apa?
Yips, soundtracknya Keluarga Cemara. Keluarga yang sederhana, tentram, penuh perjuangan, semangat dan enak banget ngeliatnya. Belum pernah liat? Duuh kacian hihi *bercanda 😀
Beruntung sekali kita dilahirkan di keluarga kita masing-masing. Bertemu dengan bapak yang tekadnya sekuat baja menafkahi keluarga. Disayang ibu yang tangan dan kakinya terampil mengurus keluarga. Dengan semua kelebihan dan kekurangannya, kita bangga mempunyai keluarga.  Yap, kita bakal ngebahas tentang keluarga. But, kok judulnya gezin? what does gezin mean? gezin means family in dutch hihi..
ohyeah, tulisan ini ga sepanjang biasanya maybe. maafkeun~
Keluarga-Islami

kaluwargo

Continue reading