Life Cycle

Standard

Bismillah.. Happy Ramadhan Mubarak ^^

Alhamdulillah bisa nulis lagi..
LIFE CYCLE, kata sahabat terbaik saya. Kata itu terucap begitu saja pas kita berdua lagi bahas jodoh –bahasan orang umur segini hihihi. Setelah mikir dan mikir, ternyata siklus hidup nggak hanya urusan hidup dan mati. Ada yang lebih muter lagi, lebih gampang buat bolak-balik lagi, yaitu siklus hidup dan matinya hati, sakit dan sehatnya hati..
“Hati yang sehat,” Ibnul Qayyim menguraikan,”adalah hati yang selamat dari syahwat yang menyelisihi perintah dan larangan Allah dan selamat dari syubhat yang bertentangan dengan kabar dari Allah, selamat dari penghambaan pada selain Allah, selamat dari berhukum pada selain hokum Rasulullah. Hati yang sehat juga selamat dari ibadah yang menduakan Allah, dari takut yang menduakan Allah, begitu pula dari rasa harap yang menduakan Allah”.

Kebalikannya, hati yang mati/sakit, adalah hati yang tidak ada kehidupan. Lebih menuruti hawa nafsu ketika mencinta, menghamba dan berbuat apapun.
Hati kita termasuk yang mana?

96belajar-makna-ikhlas-dari-gugurnya-daun

Katanya, hati itu mudaaah banget buat dibolak-balik. Lebih mudah dari bolak-baliknya daun yang gugur tertiup angin. Dan siapa sih yang kuasa buat bolak balik hati? Pastinya Allah ﷻ ^^

Misal ada satu kondisi, kita lagi kena musibah. Kebanyakan dari kita pasti nggrundel, sebel, galau dan sebagainya. Kenapa seperti itu, mungkin hati kita udah mulai sakit. Udah mulai menduakan Nya, udah mulai ngarep ke selainNya, dll –wa’iyyadzubillah. Padahal kalo hati kita sehat, kita bakal legowo, sabar menerima apapun ketentuan Nya. Karena mukmin yang sebenernya tuuh…
“Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya. Dan tidaklah didapatkan pada seorang pun hal tersebut, melainkan pada diri seorang mukmin. Jika dia merasakan kesenangan maka dia bersyukur. Dan itu lebih baik baginya. Jika kesusahan menerpanya, maka dia bersabar. Dan itu lebih baik baginya.” (HR Muslim)
Pemilik hati yang sehat akan selalu dan selalu dan selalu husnuddzon sama semua ketentuan Allah. Nganggep semuuua yang dari Allah pasti baik, baik, baik dan ada hikmahnya –hihi lebay amat. Allah itu Maha Penyanyang, Maha Baik sama kita. Yang Allah kehendaki buat kita pasti baik. Terkadang kitanya aja yang sok tahu, sok sokan mendramatiris masalah/musibah. Padahal yang tahu semua cuma Allah. Coba deh tengok lagi QS Al-Baqarah : 216 ^^
Ketika kita nglamar kerja nggak ketrima2, jangan su’uddzon dulu. Bukan kok, bukan karena kita kurang pinter, kurang necis, kurang tampan atau kurang lainnya. Kita udah diciptakan dengan bentuk terbaik (QS. At-tin : 4). Lalu alasannya? Ya memang takdir kita bukan disitu. Mungkin kita bakal jauh dari Allah kalo kita kerja disitu, dll. Kalau pun takdir kita disana, sejelek-jeleknya tampilan kita pas wawancara, misal, kita bakal diterima kok. Inget, Allah kuasa buat ngebolak-balikin hati, termasuk yang ngewawancara kita, dari nggak tertarik menjadi tertarik ^^

jatuh-cinta

Pun, masalah jodoh –cieciecieee prikitiw hihihihi…

“Ketika kita jatuh cinta,” Ustadz Muhammad Nurul Dzikri menuturkan,”semua tidak normal, semua tidak stabil. Ulama mengatakan, ketika kita tidak suka sama orang, semua terlihat salah. Tapi jika mata ini sudah jatuh cinta. Semuaaaanya baik, semua ada tafsirnya, semua ada jastifikasinya. Maka, jangan andalkan diri ketika jatuh cinta, jangan sok tahu ketika kita jatuh cinta, jangan sok pintarrr ketika kita jatuh cinta. Manusia itu dzoluuman jahuula, yang dzolim dan bodoh tapi sok tahuuunyaa luar biasa..”

Jlebjleb hihihi
Jodoh juga sama, jika kita mencintai (entah cinta / nafsu) pada seseorang, cuma Allah yang tahu apakah dia baik buat kita atau tidak. Jika ternyata kita tidak bersamanya? Woles. Bukan kok, bukan karena kita kurang cantik/tampan, bukan karena tubuh kita kurang ramping, bukan karena kurang pintar, bukan karena kita kurang baik. Semua sudah kehendakNya. Di mata kita ikhwan/akhwat itu baik, dan kita sudah berusaha untuk menjadi baik, tapi, baik+baik belum tentu menjadi baik. Allah Yang Maha Tahu..
Juga, Dia Maha Membolak-balik hati. Kalau pun kita tidak secantik Zulaikha dan setampan Nabi Yusuf, kalo memang Allah jodohkan, ya bakal jadi. Jodoh itu misteri. Bismillah totalitas pasrah sama Allah ^^
Semoga Allah menggolongkan kita termasuk golongan yang selamat dan hidup hatinya. Yang selalu husnuddzon dengan semua takdirNya, yang menjadikan syukur dan sabar untuk menyikapi segala hal. Mohon maaf jika ada salah kata, terima kasih waktu luang untuk membaca, saling mengingatkan dan mendoakan yaaah. Semoga bermanfaat ^^
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s